Open to Read

hanya dua kursi tempat ku merenung
dimana ada sesosok gadis yang menemani....
dan bingung karnanya.......
siang begitu panas.....


hem dia berusaha menghiburku....
hem dia berusaha membuat ku tersenyum.
namun hanya suara mendengung yang ku dengar.....
hanya suara dengungan.....

dia memang baik.....
da memang manis.......
dengan kerudung merah jambunya.....
menghiasi keindahan dirinya......

sungguh rasa ni tentram bersamanya....
walaupun hanya duduk bersamanya......

Timothy irsyad junior- fadillah of directon
Hari ku hampa......
begitu hampa yang telah ku terima
aku hanya menunggu berabad-abad
tapi kau tak lagi mengerti aku

apa salah ku, apa yang km inginkan
aku sungguh hampa di tinggal dirimu.....
seandainya kau pergi
aku tak lagi ada yang bisa membuat ku bahagia

maafkan aku....
aku masih sayang pada dirimu
aku beneran tak bisa melupakan dirimu
tolong pahami diriku

hanya tinggal Air mataku...
yang bisa membuat ku bangkit
hanya Air mataku
yang ku sisakan untuk mu

aku sayang kamu
jangan buat Air mataku ini mengalir
aku menunggu mu sebagai pengobar cinta
yang paling terdalam.....

Umi fadillah - Fadillah Of direction

hidup bagaikan udara yang berdebu
sulit untuk di capai dan sulit di tunjang
sampai akhirnya ku harus bangkit disini dengan sendiri
haus ku kambuh tak ter henti

kini ku gali semua keindahan
di mana pacar menangis cemberut nan dalam
dimana sang kekasih hanya pergi tanpa karuan
ku di sini sendiri disini

sekarang hanya sepi yang melanda
tak ku sangka itu hidup yang bermakna
setiap hari pohon menyambutku
dengan tangisan yang menyedihkan

setiap ku coba
bukanya ke bahagiaan yang ku dapat
tapi kesengsaraan yang ku dapat
entah apa yang kurasakan

aku sayang padanya,
tapi biologi tak mengajarkan cinta
dia hanya membolak balik alam yang seharusnya di ketahui manusia
dan tak ada permasalahan padanya

ku hanya ingin ucapkan kalau aku sayang km

ANNA

Timothy Irsyad junior- Puisi Shania chat


 
Abraham-abraham kecil sedang bereinkarnasi,
Mengambil alih hak mumi,
Seraya meniupkan sangkakala kecilnya,
Memanggil kencang
Angin-angin yang menggigil,
Ku pinjamkan tanganku, yang  separuh sayu,
Pakai itu…

Curilah ababil……..
Curilah ababil dariku!

Muhammad Roy - Puisi Shania chat

mungkin ini sudah suratan.....
kau dan aku harus berpisah jua
karena antara kita
tiada yang mau mengalah

bukan salah ku kasih
bukan salah mu jua
karena perbedaan
jadi jurang pemisah

cinta tak selamanya indah
cinta tak selamanya mesra
cinta tak selamanya bersatu
tuhan tabahkan hati ku

ku yakin diri ku.
hanya seperti batang pohon yang merana.
di setiap baitnya
ku temukan kesejukan diantaranya.....

namun ku sadari.
kau bukanlah segalanya....
maaf kan aku.....
aku tak lagikan bersamamu......


Umi Fadillah - Puisi Shania chat

ku tahu memang kau tak lagi sayang pada ku.
memang kau lupakan masa yang indah dulu...
kau tahu hati ini kan......
mengapa kau acuhkan begitu saja......

memang aku yang salah....
memang aku yang tak beradab.
semua memang salah ku....
kau selalu benar akannya.

tapi apakah kau tak melihatku seprti ini....
kau hanya bisa menghancurkan ku.
kau hanya bisa membuat ku gila......

aku tahu diri mu
aku juga tahu jalan hidup mu..
namun asal kau tahu....
kau tak kan pernah tahu sakit hati ku..........

Timothy irsyad junior - Puisi Shania chat




besok kemenangan harus diraih...
dengan lari yang selalu bertenaga.......
kau pancalkan kaki mu.......
kau kejarkan impian mu.....

dimana besok...
adalah panggung dunia mu.........
dimana besok.......
kau merasa bangga.....

lawan kita tak lagi 10 orang...
lawan kita tak lagi 100 orang.....
lawan kita tak lagi 150 orang............
namun lawan kita beribu-ribu orang........

tancapkan semangat mu..
untuk mencapai kesuksessan,......
dan hilangkan rasa tahut mu....
ku yakin kaulah pemenangnya......

Timothy irsyad junior- Puisi Shania chat

22.30....
lonceng jam ku berbunyi...
semua orang telah merasa letih....
tak kusangka teman baikku ingin meninggalkan ku.......

seandainya dia tahu.
aku ingin bersamanya hingga esok hari...
namun gimana lagi...
dia bukanlah boneka barbie.......

ya walau pun hati ini menangis..
namun mulut ini bahagia.....
dimana orang tak kan lagi memakan weci ku.....
ya itu lah teman malam ku..

ya kalau di tinggal ya nggak papa....
seandainya dia tega......
mungkin kamu kan merasakan apa yang aku rasa.....
piye perasaan mu nek koyo ngono..........

Timothy irsyad Junior- Puisi Shania chat