Open to Read

Suara Hati ku



perih, kenapa tertatih tatih, 
usah lelah, 
aku sedia datang menampih sakit,
terasa atau tidak,


 kan ku panggul sendiri tak usah kau, 
apalagi hati yang tak mengerti,
 bawa kembali lara, 
sekarat hampir, sudah biasa, 

malam lekat bersama raga tak jauh dari mereka cumbu buta sang angin, 
cukup itu yang ingin ku alih, 
tak usah kau ambil perih, 
biar aku yang bergadai sedih


Muhammad Roy
- Puisi Shania chat

Leave a Reply